IDAR (Part 5)
Bagian 5 Memulai Hidup Mandiri Memulai sebuah kehidupan yang jauh dari keluarga bukan satu hal mudah bagi Idar pada awalnya. Pak Baha menemaninya beberapa hari, untuk memberi waktu dan membantu Idar beradaptasi dengan lingkungan barunya. “Kamu mampu Idar …,” begitu berulang kali, Pak Baha memberi semangat kepada putrinya agar bertahan hingga cita-citanya tercapai, saat beberapa kali Idar seperti ragu dengan kemampuannya menyesuaikan diri nantinya. Pak Baha telah kembali ke kampung. Idar pun memulai perjuangan hidup barunya. Dia menyambung pelajaran dalam bidang agama. Saat itu, hanya ada beberapa fakultas saja di sekolah tinggi tersebut. Hari-hari pertama belajarnya cukup menyenangkan. Walau tidak ramai teman-teman sekampung yang belajar di tempat yang sama, tetapi Idar cukup bahagia dan senang karena mendapatkan teman-teman baru dari beberapa daerah lain. Ternyata kekhawatirannya sebelum ini tidak beralasan. Keluwesannya dalam bergaul, sa...