KUASA MEMABUKKAN (2)
` Bahagian 2. Korban yang cedera parah dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Ramai reporter sudah menunggunya di sana. Kebetulan, kepala polisi Dani, juga sedang dirawat di tempat yang sama. Dia merasa sangat terganggu dengan kehebohan yang terjadi saat itu. Ketidaksenangannya bertambah, saat pengacaranya bertanya apakah dia akan tetap menuntut korban. Dani memang seorang polisi, tapi dia juga lulus ujian pengacara. Jadi dia merasa perlu memberi sedikit pengajaran kepada pengacaranya, untuk menjawab pertanyaannya itu. Dengan tegas dia mengatakan: “Jika dinyatakan tidak bersalah, artinya tuduhan itu palsu! Ini adalah unsur utama sebuah kasus pemerkosaan!” Akhirnya pengacaranya mengerti bahwa tuntutan harus diteruskan. Dani masih gusar dan tidak tenang. Tiba-tiba dia teringat pada seorang wanita, yang pernah dia dan Tedi, pengawal pribadinya temui, sepuluh tahun lalu. Saat itu, wanita tersebut bersedia menandatangani perjanjian tidak akan menuntutnya. Di...